Resignasi Eksekutif Binance Berdampak Pada Harga BNB?

UpsidebitNews — Tahun 2023 menjadi ujian tersendiri bagi bursa sentral kripto (CEX) terbesar dunia, Binance. Selain masih dalam investigasi Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ), beberapa top eksekutif Binance mengundurkan diri dari perusahaan.

Mayur Kamat selaku Kepala Produk global perusahaan, telah mengundurkan diri pada 4 September 2023. Dilansir dari Cryptonews, Kamat telah mengabdi selama hampir 2 tahun di Binance dan sukses mendorong pertumbuhan pengguna dari 80 juta menjadi 150 juta dalam kurun waktu 18 bulan.

Dilansir dari The Block, alasan pribadi menjadi alasan hengkangnya Kamat di Binance. Dia mengatakan bahwa telah melakukan transisi dengan menyerahkan posisi yang ditinggalkannya kepada para pemimpin generasi berikutnya dengan mulus.

Sebelumnya, kepala Binance untuk Asia-Pasifik, Leon Foong mengundurkan diri dari perusahaan. Selain itu, Hillmann selaku Chief Strategy Office (CSO) bersama dua eksekutif lainnya mengundurkan diri imbas dari penyelidikan dari DOJ Amerika Serikat.

Selain para eksekutif, laporan dari The Wall Street Journal memberitakan bahwa Binance sudah melakukan pemecatan terhadap lebih dari 1.000 karyawan pada bulan Juli 2023.

Setelah runtuhnya mantan bursa sentral kripto terbesar nomor dua dunia, FTX, pada November 2022, hubungan antara Binance dan Amerika Serikat mulai memanas.

Harga BNB Masih Mencekam

Harga token native Binance, BNB, masih dalam fase bearish. Penurunan tajam pada tanggal 5 Juni menjadi pemicu terhadap kondisi saat ini. Kandil harian BNB pagi ini kembali membentuk doji candlestick, naik tipis 0,37%.

Daily candle BNB di tutup pada level $215,2, dengan harga tertiggi berada pada level $216,5, dan harga terendah berada pada level $213,1.

BNB/USDT 1D chart Binance. Source: TradingView. By: Arli Fauzi.

Pergerakan harga BNB kembali koreksi setelah laju naik pada penutupan kandil 29 Agustus mengalami penolakan ketika menyentuh dinamis resistance yang merupakan 50-day exponential moving average (EMA) di level $229,7.

Akibatnya, harga BNB kembali koreksi hingga breakdown area level $220-$231, yang saat ini kembali menjadi resistance. Harga BNB bergerak datar dalam tiga hari terakhir.

Hal tersebut terlihat dari terbentuknya doji candlestick. Harga terendah pada penutupan kandil harian 22 Agustus di level $203,4 merupakan titik support terdekat saat ini.

Jika penurunan harga breakdown titik support tersebut, maka laju bearish berpotensi berlanjut dengan target berada pada area level $183-$196,1 sebagai support selanjutnya.

Breakout area level $220-$231 menjadi syarat utama BNB untuk kembali menarik sentimen positif pelaku pasar dan membalikan arah tren saat ini.

Visited 7 times, 1 visit(s) today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *