Waspada Volatilitas Tinggi Jelang CPI AS

UpsidebitNews — Volatilitas pasar kripto diperkirakan akan meningkat jelang pengumuman tingkat inflasi Amerika Serikat AS.

Consumer Price Index (CPI) AS pada bulan September akan diumumkan hari ini, 12 Oktober pukul 19.30 WIB.

Dilansir dari investing.com, tingkat inflasi bulan September untuk year-over-year (YoY) diperkirakan akan mengalami penurunan sebesar 0,1%, dari 3,7% jadi 3,6%.

Sedangkan untuk  month-over-month (MoM) diperkirakan akan mengalami penurunan sebanyak 0,3%, dari 0,6% jadi 0,3%.

Source: Investing.com.

Pengumuman tingkat inflasi ini akan menjadi momen penting untuk indeks dolar AS (DXY) dan harga Emas (XAU).

DXY berhasil rebound dan terus menguat pasca penurunan yang terjadi pada periode 6-13 Juli. DXY mengalami kenaikan sebesar 7,62% pada periode 14 Juli hingga 3 Oktober.

Jika tingkat inflasi September sesuai ekspektasi para ahli, dengan penurunan 0,1%, maka DXY diperkirakan akan kembali koreksi.

Hal tersebut berbanding terbalik dengan Emas. Setelah mengalami penurunan yang signifikan, harga XAU perlahan kembali bergerak naik.

Penurunan tingkat inflasi AS akan menjadi pemicu yang baik untuk mendorong kenaikan harga XAU. Resistance terdekat XAU saat ini berada pada level $1.890.

Namun, apabila tingkat inflasi AS mengalami kenaikan, hal tersebut akan menjadi kabar buruk bagi harga Emas, karena bisa menjadi indikasi adanya pengetatan terhadap kebijakan suku bunga.

Sedangkan pergerakan harga Bitcoin masih dalam tren turun dan tertahan support di level $26.832.

Pergerakan harga Bitcoin kemungkinan bisa bergerak naik apabila tidak menembus titik support tersebut. Tetapi kemungkinan lain masih berlaku seandainya Bitcoin breakdown support itu.

Jikal hal itu terjadi, maka penurunan harga Bitcoin berpotensi untuk kembali retest area level $24.647-$25.220.

Visited 1 times, 1 visit(s) today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *